Tampilkan postingan dengan label Tempat Wisata Di Jogja. Tampilkan semua postingan

Inilah Upside Down World Jogja, Tempat Serba Terbalik Yang Akan Membuat Instagram Kamu Makin Ngehits

Upside Down World Jogja - Ingin merasakan sensasi serba terbalik seperti di ruang angkasa? Datang saja ke Upside Down World Jogja yang akan membuat kamu makin ngehits di Instagram. Ruangan serba terbalik memang belakangan ini lagi ngetrend di negara-negara Asia seperti Taiwan, Malaysia, dan termasuk Indonesia.

Dengan adanya media sosial seperti Instagram yang merupakan tempat berbagi gambar dan video, membuat banyak orang mencari spot yang unik dan menarik untuk di upload ke akunnya. Dan Upside Down World ini menjadi salah satu tempat yang ngehits di Instagram.

Setelah sebelumnya sukses menjadi pendatang baru di belantika pariwisata Bali, Upside Down World kini hadir di kota Yogyakarta. Nah, kira-kira keseruan dan keasyikan apa saja ya, yang ditawarkan di Upside Down World Jogja ini? Yuk, simak review dan ulasan lengkapnya berikut ini.

Keistimewaan Dan Keunikan Upside Down World Jogja

Upside Down World Jogja
Upside Down World Jogja (Foto : nasirullahsitam.com)
Masih sama dengan Upside Down World Bali, objek wisata yang satu ini mengusung tema rumah atau tempat tinggal lengkap dengan ruangan dan perabotan di dalamnya. Namun, kamu jangan kaget ya ketika masuk ke sini! Karena semua perabotan disini ditata secara terbalik.

Satu lagi yang akan membuat kamu terkagum-kagum, semua furniture yang dipakai adalah asli bukan tiruan atau imitasi. Bukan pula semacam lukisan 3D. Sofa, tempat tidur, televisi, piring, dan perangkat karaoke asli semua. Bahkan laptop yang dipajang disini pun asli.

Ruang Dapur Di Upside Down World Jogja
Ruang Dapur Di Upside Down World Jogja (Foto : instagram.com/upsidedownworldjogja/)
Dengan penataan dan dekorasi yang menarik,.setiap ruangan semakin berkesan layaknya rumah-rumah kalangan menengah atas. Hanya saja semua posisinya serba terbalik. Benar-benar unik dan keren! Tak mengherankan bila kini Upside Down World menjadi salah satu tempat wisata baru di Jogja favorit wisatawan.

Setiap pengunjung akan ditemani oleh seorang guest assistance yang akan memandu untuk menjelajahi setiap ruangan. Guest assistance ini juga bisa menjadi juru foto dan penata gaya (tanpa biaya tambahan alias gratis). Dengan bantuan pemandu ini, kamu akan bisa benar-benar merasakan sensasi unik dari tempat rekreasi baru di Kota Yogyakarta ini.

Sensasi Melayang Di Upside Down World Jogja
Sensasi Melayang Di Upside Down World Jogja (Foto : instagram.com/upsidedownworldjogja/)
Ada sekitar 8-12 spot menarik yang dapat Anda temui di Upside Down World Jogja, antara lain : kids rooms atau ruang anak, living room atau ruang tamu, bath room atau kamar mandi/toilet, kitchen atau dapur, master bed room, dining room atau ruang makan, laundry room, warmindo atau warung burjo, garasi, dan ruang 3 D.

Lokasi Dan Alamat Upside Down World Jogja

Upside Down World Jogja terletak di Jl. Ring Road Utara, Maguwoharjo, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Untuk ancer-ancernya adalah perempatan lampu merah Kampus Pusat UPN Veteran Yogyakarta ke timur sampai ketemu Casa Grande.

Nah, di seberang Indomaret Casa Grande itulah lokasinya. Namun bagi kamu yang datang dari arah barat, harus nyebrang (putar arah) terlebih dahulu karena lokasinya berada di selatan jalan ring road utara.

Jam Buka Dan Harga Tiket Masuk Upside Down World Jogja

Objek wisata ini buka mulai jam 10.00 - 19.00 WIB. Harga tiket masuk Upside Down World Jogja sebesar Rp.40.000,- untuk anak-anak dan Rp.80.000,- untuk dewasa. Harganya memang cukup mahal, namun sebanding dengan sensasi yang didapatkan.

Tips Berfoto Di Upside Down World Jogja

tips berfoto di upside down world jogja
Ilustrasi tips berfoto di Upside Down World Jogja mengangkat satu kaki (Foto : instagram.com/upsidedownworldjogja/)
Untuk mendapatkan hasil foto yang bagus dan unik di Upside Down World Jogja, maka diperlukan imajinasi dan kreativitas. Anda bisa bebas berkreasi dan mengeksplorasi setiap sudut ruangan di Upside Down World Jogja untuk mendapatkan angle foto yang baik.

Berikut ini beberapa tips bagaimana cara berfoto saat berada di Upside Down World Jogja yang mungkin bisa membantu Anda.
  • Anda harus menunjukkan ekspresi wajah yang terlihat kaget, heboh, senang atau bahkan takut. Anda jangan merasa jaim dan malu saat berfoto di sini.
  • Pakailah jel rambut untuk menegakkannya agar efek gravitasi terlihat.
  • Angkatlah satu kaki agar terlihat seolah melayang atau bisa juga menempel pada dinding.
  • Sebelum berfoto sebaiknya Anda melakukan stretching atau pemanasan agar tubuh tidak merasa kaku saat berpose dengan berbagai gaya.

    Tips Wisata Dan Liburan Di Upside Down World Jogja

    ruangan warmindo upside world jogja
    Ilustrasi ruangan Warmindo Upside Down World Jogja (Foto : instagram.com/upsidedownworldjogja/)
    Untuk bisa menikmati tempat liburan baru yang satu ini, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum berkunjung kesini. Walaupun terlihat sederhana, namun tips berikut bisa mempengaruhi kenyamanan kamu saat liburan bareng teman atau keluarga.
    • Bagi sobat traveler yang akan kesini, sebaiknya datang pagi hari sekitar pukul 10 (saat baru buka). Hal ini dimaksudkan agar kamu bisa mendapatkan lokasi parkir mengingat lokasi untuk parkir kecil (menyatu motor dan mobil). Selain itu, saat pagi haru belum begitu ramai pengunjungnya, sehingga kamu bisa puas dan bebas mengeksplorasi tiap ruangan.
    • Pakailah kaos kaki, karena tidak boleh memakai sepatu/sandal di spot/area pemotretan.
    • Karena area wisata tidak begitu luas, ikutilah saran pemandu untuk tiap spotnya.
    • Anda tidak usah takut mati gaya karena sudah ada pemandu yang bisa merangkap fotografer dan penata gaya di Upside Down World Jogja. 
    • Jika kamu membawa anak kecil di bawah lima tahun, sebaiknya ada yang jaga, agar ia tidak lari ke sana kemari.
    • Bawalah barang secukupnya, jangan terlalu banyak karena Upside Down World Jogja hanya menyediakan loker sepatu dan tidak menyediakan loker untuk penyimpanan barang.
    Nah, itu dia tempat narsis serba terbalik yang lagi hits di Kota Yogyakarta. Oya, lokasinya ternyata dekat dengan Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark lho, jadi kamu bisa sekalian deh mampir bermain air disini. Seru dan asyik! Sekian info wisata kali ini tentang Upside Down World Yogyakarta, semoga bermanfaat.

    15 Tempat Wisata Baru Di Jogja Yang Bagus Dan Lagi Hits

    Tempat Wisata Di Jogja - Inilah daftar tempat wisata baru di Jogja yang lagi hits akhir-akhir ini. Sebagai kota wisata dan budaya, Yogyakarta memiliki sejumlah destinasi liburan yang bagus dan asyik untuk dikunjungi.

    Jogja menyuguhkan objek wisata yang super komplit, dari mulai alam yang indah, pantai cantik, wahana bermain yang seru, air terjun yang eksotis, sampai kuliner enak pun ada. Tak hanya itu, fasilitas, transportasi, dan akomodasi disini pun lengkap memadai. Tak heran jika kota gudeg ini menjadi salah satu ikon tempat wisata di Indonesia yang bagus.

    Nah, pada kesempatan kali ini, Tempat Plesir telah menyusun rekomendasi tempat wisata di Jogja terbaru yang lagi naik daun dikalangan para traveler. Kira-kira apa saja ya? Yuk, langsung simak saja listnya berikut ini.

    Daftar Tempat Wisata Baru Di Jogja Yang Lagi Hits


    1. Upside Down World Jogja

    tempat wisata baru di jogja upside down world
    Tempat Wisata Baru Di Jogja Upside Down World (Foto : instagram.com/upsidedownworldjogja/)
    Ini dia tempat wisata di Jogja terbaru yang lagi hits banget dikalangan wisatawan. Siapa lagi kalau bukan Upside Down World Jogja yang menyuguhkan sensasi serba terbalik layaknya di angkasa luar. Setelah sukses menggebrak wisata Bali, kini Upside Down World mencoba melebarkan sayapnya dengan membuka tempat rekreasi yang sama di Kota Pelajar Yogyakarta.

    Masih satu tema dengan Upside Down World Bali, objek wisata ini juga mengusung tema rumah atau tempat tinggal yang serba terbalik. Semua furniture disini berasal dari benda asli bukan imitasi atau tiruan. Penataan atau dekorasi tiap ruangan pun menarik dan keren seperti di rumah-rumah kalangan menengah atas.

    Setiap pengunjung akan ditemani oleh seorang guest assistance, yang akan memandu mereka untuk menjelajah tiap spot. Guest Assistance ini bisa juga menjadi juru foto dan penata gaya (tanpa memungut bayaran), agar Anda bisa benar-benar merasakan sensasi unik dari tempat rekreasi baru di Kota Yogyakarta ini.

    Setidaknya ada 8 spot unik yang bisa Anda jadikan latar berfoto Anda yang instagramable, antara lain living room atau ruang tamu, bath room atau kamar mandi/toilet, kitchen atau dapur, master bed room, kids rooms, dining room atau ruang makan, laundry room, dan ruang 3 D.

    Lokasi dan alamat lengkap Upside Down World Jogja terletak di Jl. Ring Road Utara, Maguwoharjo, Kec. Depok, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (seberang Indomaret Casa Grande). Harga tiket masuk Upside Down World Jogja dibanderol dengan harga Rp.40.000,- untuk pengunjung anak-anak dan Rp.80.000,- untuk pengunjung dewasa.

    Anda tertarik untuk mengunjunginya? Jika iya, sebaiknya datang kesini saat pagi hari, sekitar pukul 10 ke atas. agar dapat parkir karena parkirnya kecil (menyatu motor dan mobil). Selain itu, saat pagi belum terlalu ramai pengunjungnya sehingga Anda bisa bebas dan puas menjelajahi tiap ruangan Upside Down World Jogja. Jam buka mulai pukul 10.00 - 19.00 WIB.

    2. Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark

    Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark
    Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark (Foto : instagram.com/jogjabay/)
    Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark merupakan taman wisata air terbaru dan terbesar di Indonesia yang mengusung tema bajak laut dengan memadukan unsur Pulau Jawa dan Eropa.. Bagi Anda yang hoby bermain air, rasanya wajib mengunjungi objek wisata yang satu ini.

    Ada 12 wahana air dan tujuh restoran yang yang bisa Anda nikmati di Jogja Bay. Tiga wahana besar yang menjadi andalan yaitu Memo Racer, Volcano Coaster, dan Bekti Adventure. Memo Racer terdiri dari 8 lintasan seluncur, Anda bersama teman dapat saling menguji kecepatan ketika meluncur di wahana Memo Racer yang dijamin seru!

    Anda yang mencari kebebasan dan ingin melepas penat dapat mengekspresikannya pada wahana Volcano Coaster yang bermuara di sungai wahana Jogja Bay. Sementara itu, Bekti Adventure akan membawa Anda berkeliling Jogja Bay melewati slider meliuk dan berputar.

    Tak hanya tiga wahana besar tersebut yang menjadikan water park di Jogja ini berbeda dibandingkan lainnya. Adanya program penerapan dan pemahaman edukasi bencana tsunami maupun gempa bumi kepada para pengunjung khususnya anak-anak menjadikan Jogja Bay lebih istimewa. Program yang dipadukan dengan sejumlah wahana ini digelar bersama tim Search and Rescue (SAR).

    Fasilitas pendukung yang lain pun sangat lengkap, mulai area parkir yang luas, mushola, kamar mandi, toilet, tempat belanja (shooping centre), penyewaan loker/handuk, cafe/resto, gazebo untuk istirahat, layanan foto, dan masih banyak yang lainnya.

    Lokasi dan alamat Jogja Bay Pirates Adventure Waterpark terletak di Kawasan Terpadu Maguwo City (KTMC), Maguwoharjo, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (sebelah utara stadion Maguwoharjo). Luas Jogja Bay Waterpark terdiri dari area bermain dan pertunjukan seluas 7 Ha dan area parkir mobil, motor, bus dan penghijauan seluas 2.7 Ha.

    Jam buka mulai pukul 09.00 - 18.00 WIB (weekdays) dan 08.00 - 18.00 WIB (weekend). Untuk harga tiket masuk Jogja Bay dibanderol dengan harga Rp.135.000,- untuk orang dewasa dan Rp. 100.000,- untuk anak-anak atau lansia. Harganye memang cukup mahal, namun sesuai dengan keseruan yang akan Anda dapatkan.

    3. Green Village Gedangsari

    Green Village Gedangsari
    Green Village Gedangsari (Foto : lookjogja.blogspot.co.id)
    Jogja, terutama Gunungkidul memang selalu menyuguhkan tempat wisata alam baru yang eksotis dan indah. Nah, salah satunya adalah Green Village Gedangsari yang lagi ngehits banget akhir-akhir ini.

    Green Village Gedangsari cocok banget dikunjungi bagi para pecinta fotografi. Tak kalah indah dengan Puncak Kosakora dan Kalibiru yang sedang naik daun untuk narsis ala anak muda kekinian.

    Desa wisata ini akan memanjakan Anda dengan pemandangan hamparan bukit hijau layaknya perbukitan di New Zealand (Selandia Baru). Anda juga bisa menikmati semilirnya angin sambil duduk di gubuk-gubuk kecil yang sudah disediakan.

    Tempat ini juga cocok untuk para pemburu sunset dan tempat hunting foto di Jogja yang keren dan eksotis. Di puncak bukit desa ini Anda bisa melihat perbukitan dan juga gunung aktif serta daerah lain terlihat jelas.

    Alamat dan lokasi Green Village Gedangsari terletak di dataran tinggi dusun Guyangan Lor, Mertelu, perbatasan antara Kabupaten Gunungkidul, DIY dengan Kabupaten Klaten Jawa Tengah. Harga tiketnya saat ini sepertinya masih gratis, tapi tak menutup kemungkinan akan ditarik biaya masuk sejalan dengan ketenaran tempat ini.

    Bagaimana rute perjalanan menuju ke Green Village Gedangsari? Jika Anda berangkat dari Jogja ada dua jalur alternatif menuju Green Village Gedangsari ini. Pertama melalui jalan utama Jogja-Wonosari. Dan yang kedua lewat jalan Solo-Klaten dan belok kiri arah Wedi.

    4. Telaga Biru Gunung Kidul

    tempat wisata di jogja terbaru telaga biru semin gunung kidul
    Tempat Wisata Di Jogja Terbaru Telaga Biru Semin Gunung Kidul (Foto : instagram.com/reffanjunior_046/)
    Satu lagi tempat wisata baru di Gunung Kidul yang lagi hits di kalangan traveler muda. Namanya Telaga Biru (read : blue lake) Semin Gunung Kidul. Warga sekitar sering menyebutnya dengan Banyu Biru Candirejo.

    Lokasi dan alamat Telaga Biru Semin ini berada di Dusun Ngemplak Desa Candirejo Kecamatan Semin Gunung Kidul. Dengan jarak sekitar 54 kilometer dari Yogyakarta, destinasi wisata hits ini dapat ditempuh selama sekitar dua jam dari pusat kota Yogyakarta.

    Telaga Biru ini sebenarnya merupakan lokasi bekas tambang batu putih. Tanah bekas tambang batu tersebut membentuk cekungan. Cekungan atau kolam-kolam bekas galian menjadi telaga karena terisi oleh air hujan dan mungkin air tanah akibat akibat dalamnya lokasi galian tersebut.

    Konon kabarnya setelah dalam kurun waktu yang cukup lama bekas galian yang berisi air tersebut akhirnya ditumbuhi lumut atau ganggang. Akibatnya air telaga menjadi biru kehijau-hijauan. Fenomena inilah yang kemudian menjadi hits di instagram dan media sosial lainnya karena menyuguhkan pemandangan yang indah dan cantik.

    Dalam lubang yang berbeda, telaga biru Semin ini terlihat seperi mini Danau Kelimutu yang memiliki tiga warna. Tak ayal banyak para anak muda yang memburu lokasi yang keren ini. Untuk harga tiket masuk belum ada alias gratis. Paling cuma diminta membayar parkir kendaraan.

    Tempat ini sangat bagus jika dinikmati pada pagi atau sore hari dengan panorama sunset dan sunrise yang mengagumkan. Pemandangan di Telaga Biru juga cukup lengkap dengan view sawah, pegunungan hingga permadani hijau yang terbentang sejauh mata memandang.

    Namun perlu diingat, Anda harus berhati-hati karena masih ada beberapa kendaraan besar yang masih sering mengangkut batu kapur dari lokasi pertambangan yang tidak jauh dari Telaga Biru Semin ini. Untuk fasilitas toilet, kamar mandi, dan warung makan sepertinya belum tersedia.

    5. Kalibiru Kulonprogo

    Kalibiru Jogja
    Kalibiru Jogja (Foto : instagram.com/kalibiru)
    Gardu pandang dengan pemandangan yang indah beberapa waktu lalu sempat hits di media sosial (read : medsos). Salah satunya adalah gardu pandang pohon pinus yang berada di hutan wisata Kalibiru Jogja. Objek wisata ini terletak di Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulonprogo.

    Spot foto unik di atas hutan pinus Kalibiru menjadi begitu istimewa karena menyajikan pemandangan indah Waduk Sermo dibingkai Perbukitan Menoreh yang memanjakan mata. Suasana pagi dan senja pun sangat cantik dan eksotis. Benar-benar tempat wisata yang romantis di Jogja, pas banget buat prewedding.

    Di pagi hari, cahaya keemasan berpadu dengan kabut yang menggelayuti Perbukitan Menoreh akan membuat Anda lebih bersemangat. Sementara itu, suasana senja yang merubah warna langit dan waduk menjadi kuning keemasan terasa begitu damai. Tak ayal, Kalibiru pun dinobatkan sebagai tempat wisata di Kulon Progo terbaru yang paling bagus.

    Untuk mencapai hutan wisata Kalibiru, Anda akan membutuhkan waktu tempuh sekitar 2 jam dari pusat kota Jogja. Yang menarik dari tempat ini. Untuk rute jalan menuju Kalibiru adalah dari Kota Jogja - Jalan Raya Wates - Kota Wates - ikuti petunjuk jalan ke Waduk Sermo - Waduk Sermo - ikuti petunjuk jalan ke Kalibiru (jalan mulai menanjak, harap hati-hati melewati jalan ini) - Desa Wisata Kalibiru.

    Harga tiket masuk hutan wisata Kalibiru sebesar Rp 3.000 per orang. Sedangkan tarif parkir motor sebesar Rp 2.000 dan mobil Rp 5.000. Saran bagi Anda yang tertarik berkunjung kesini lebih baik jangan datang saat musim weekend karena sangat ramai. Lebih baik datang pada hari biasa saat sore atau pagi hari sehingga bisa menikmati gardu pandang hutan pinus dengan nyaman.

    6. Hutan Pinus Mangunan

    Hutan Pinus Mangunan Imogiri (Foto : instagram.com/wonderfuljogja/)
    Seakan tak mau kalah dengan Gunung Kidul dan Kulon Progo, Kabupaten Bantul pun menawarkan tempat wisata baru yang unik dan keren. Siapa lagi kalau bukan Hutan Pinus Mangunan. Hutan ini terkenal juga dengan sebutan Hutan Pinus Imogiri dan Hutan Pinus Dlingo.

    Lokasi dan alamat Hutan Pinus Mangunan tepatnya terletak di Desa Desa Mangunan, Dlingo, Bantul, Yogyakarta. Apa seh sebenarnya keistimewaan hutan pinus ini? Kok sampai begitu tenarnya di kalangan wisatawan dan netizen?

    Hutan Pinus Mangunan menjadi populer lantaran foto-foto cantknya tersebar secara viral di media sosial seperti instagram atau facebook. Ya, hutan pinus ini memang menjadi tempat hunting foto yang keren dan bagus, apalagi untuk pre-wedding. Deretan pinus yang tumbuh subur teratur tak kalah cantik dengan hutan-hutan yang sering dijadikan lokasi syuting film di luar negeri.

    Hutan Pinus Mangunan saat ini masuk dalam daftar tempa wisata baru di Bantul yang lagi hits favorit anak muda. Apalagi sekarang mulai ditambah dengan bangunan panggung terbuka yang bisa digunakan untuk ruang teater, sastra, hingga ruang pertunjukan musik di area terbuka yang sejuk.

    Panggung dan bangku-bangku penonton didesain setengah lingkaran. Semua fokus mengarahkan bangku-bangku pada panggung. Bahan bangku dan panggung semua diambil dari kayu pohon yang masih terlihat bentuk aslinya. Inilah yang menjadikan kawasan panggung ruang terbuka Hutan Pinus Mangunan menjadi unik dan menarik.

    Karena masih baru, untuk harga tiket masuk Hutan Pinus Mangunan masih gratis. Paling hanya dipungut biaya parkir motor sebesar Rp.3.000, parkir mobil Rp.10.000, parkir bus Rp.20.000,- dan untuk izin foto pre-wedding dipatok dengan harga Rp.50.000,-. Harga bisa berubah sewaktu-waktu lho ya!

    Untuk rute dan cara menuju ke hutan pinus ini dapat ditempuh melalui jalur : Kota Yogyakarta - Jl. Imogiri Timur - Imogiri - pertigaan Imogiri ambil kiri ke arah Makam Raja-raja Imogiri - pertigaan ke kanan, ambil arah Mangunan - pertigaan Mangunan ke kiri, ambil arah hutan pinus - hutan pinus.

    7. Kebun Buah Mangunan

    kebun buah mangunan
    Panorama di bukit Kebun Buah Mangunan (Foto : instagram.com/herukur22/)
    Selepas menikmati keteduhan dan keindahan Hutan Pinus Mangunan, sebaiknya Anda jangan segera beranjak pulang. Mampirlah dulu ke kawasan Kebun Buah Mangunan yang tak kalah bagus. Terletak pada ketinggian 150 � 200 mdpl, Kebun Buah Mangunan menyajikan deretan pohon buah-buahan yang tertata apik.

    Namanya memang kebun buah, namun bukan buah yang menjadi incaran wisatawan disini. Justru sebuah spot menarik di puncak bukit Mangunan lah yang menjadi primadonanya. Di puncak bukit yang dikelilingi pagar kayu ini Anda bisa menyaksikan keelokan Sungai Oyo yang mengular membelah bukit layaknya Sungai Amazon di Brazil.

    Jika datang di pagi hari, Ngarai Sungai Oyo biasanya tertutup kabut putih, benar-benar seperti negeri di atas awan lho. Hamparan hutan yang hijau dengan kabut putih yang meliuk-liuk memenuhi permukaan sungai tentu saja menjadi pemandangan eksotis. Saat senja menjelang, pengunjung bisa menyaksikan sunset keemasan yang sangat indah.

    Harga tiket masuk Kebun Buah Mangunan dibanderol sebesar Rp.5.000,- per orang. Murah meriah bukan? Fasilitas yang ada di tempat ini antara lain camping ground, homestay, gardu pandang, gazebo, play ground yang dilengkapi kandang rusa, dan tempat pembibitan tanaman.

    Lokasi dan alamat Kebun Buah Mangunan terletak di Desa Mangunan, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Yogyakarta. Rute jalan untuk mencapai tempat ini dapat ditempuh dari Terminal Giwangan. Dari terminal ambil jalan lurus ke Selatan (Jalan Imogiri Timur). Sesampainya di Imogiri ambil Jalur Imogiri � Dlingo. Dari situ silakan ikuti petunjuk arah yang telah tersedia.

    8. Gunung Api Purba Nglanggeran

    Gunung Api Purba Nglanggeran
    Gunung Api Purba Nglanggeran (Foto : instagram.com/gunungapipurba/)
    Inilah salah satu tempat terbaik untuk berburu sunset di Jogja, yaitu Gunung Api Purba Nglanggeran. Selain sunset yang indah, tempat wisata alam di Jogja ini juga menawarkan sunrise, terbitnya bulan pada malam hari, panjat tebing atau rock climbing, keindahan deretan pegunungan dan perkampungan penduduk yang menarik.

    Gunung Api Purba Nglanggeran adalah gunung berapi yang pernah aktif puluhan juta yang lalu, sekitar 60 � 70 juta tahun silam. Namun sekarang gunung ini sudah tidak aktif lagi. Gunung ini berbentuk bongkahan batu andesit raksasa membentang sekitar 800 meter dan setinggi 300 meter.

    Lokasi dan alamat Gunung Api Purba Nglanggeran terletak di Desa Nglanggeran, Patuk, Gunungkidul, Yogyakarta. Untuk menuju ke objek wisata ini Anda harus memakai kendaraan sendiri atau menyewa rental mobil/motor. Hal ini karena saat ini belum ada angkutan umum menuju kesini.

    Rute jalan yang dapat Anda tempuh menuju Gunung Nglanggeran antara lain : Pertama, dari Wonosari - Bunderan Sambipitu � Dusun Bobung � Desa Nglanggeran. Kedua dari Yogyakarta - Bukit Bintang Patuk � Radio GCD FM � Desa Ngoro-oro � Desa Nglanggeran.

    Harga tiket masuk Gunung Api Purba Nglangeran sebesar Rp.7.000,- untuk sore, dan Rp.9.000,- untuk malam hari. Harga tiket dapat berubah sewaktu-waktu ya! Pengelola gunung api purba nglanggeran juga menyediakan paket wisata yang menarik untuk Anda.

    Fasilitas yang terdapat disini antara lain Posko Kesehatan, Pusat Informasi, Pusat Kuliner, Balai Pertemuan, Fasilitas MCK, Home Stay, Jalur Pendakian, Tempat Ibadah, dan Camping Ground. Oya, jangan lupa mampir sekalian ke Embung Nglanggeran yang jaraknya sekitar 2 km dari base camp.

    9. Puncak Kosakora

    puncak kosakora
    Puncak Kosakora Gunung Kidul Yogyakarta (Foto : etanovita.wordpress.com)
    Bagi anak-anak IG, nampaknya wajib deh mengunjungi tempat wisata paling instagramable di Jogja yang satu ini. Namanya Puncak Kosakora yang terletak di Desa Ngestirejo, Kecamatan Tanjungsari, Gunungkidul, Yogyakarta.

    Bukit ini memang sedang populer alias ngehits di kalangan anak muda Jogja. Bukit ini menyuguhkan segudang keindahan yang dapat mempercantik instagram Anda. Namun, Anda perlu berjuang sedikit ekstra melawati tangga batuan karst yang curam, sebelum menikmati panorama pantai yang indah dari ketinggian.

    Bukit Kosakora ini berada di sisi timur pantai Drini. Untuk mencapai bukit ini,  Anda harus berjalan kaki menyusuri pantai Drini yang berjarak kurang lebih 2 km. Itupun kalau air lautnya pas lagi surut.

    Selain harus berjalan kaki menyusuri hamparan pantai Drini, Anda juga harus menyusuri jalan setapak yang dipenuhi dengan semak-belukar, dan beberapa perbukitan kecil nan terjal yang akan membuat jantung Anda agak berdetak kencang.

    Bukit yang memiliki ketinggian sekitar 50 mdpl ini sangat cocok untuk menikmati sunset dari atas ketinggian. Oya, ada satu spot yang tak boleh Anda lewatkan untuk berfoto ala anak remaja kekinian. Spot yang dimaksud adalah background bendera Merah Putih, lengkap dengan tulisan �Puncak Kosakora�.

    Harga tiket masuk bukit Kosakora cukup murah yaitu Rp.5.000,-. Cara dan rute jalan menuju kesini dapat ditempuh dari Jogja - Piyungan - Patuk - Sambipitu - Lanud TNI Gading - Siyono - Bundaran Tugu BPD lurus ke timur - Wonosari - Jalan Baron - Tanjungsari - Pos Retribusi Kawasan Pantai Gunungkidul - mengikuti jalan ke arah Pantai Drini - Puncak Kosakora.

    10. Gardu Pandang Watu Tekek

    Gardu Pandang Watu Tekek
    Gardu Pandang Watu Tekek Kulon Progo (Foto : instagram.com/aan_c3/)
    Selain Gardu Pandang Kalibiru, Kulon Progo ternyata masih punya spot cantik yang gak kalah bagus. Namanya Gardu Pandang Watu Tekek yang terletak di Desa Madigondo, Kec. Samigaluh, Kab. Kulon Progo, Yogyakarta.

    Mirip dengan Kalibiru, Watu Tekek adalah wisata perbukitan yang menawarkan sensasi alam asri nan eksotik. Dipadu dengan landsacape perbukitan menoreh dan keindahan kota Kulon Progo. Hal tersebut tentu menjadi daya tarik tersendiri bagi siapa saja yang berkunjung ke sini.

    Hal yang tak boleh dilewatkan begitu saja saat kesini adalah mencicipi teh khas menoreh. Selain itu, cobain juga gardu pandang yang terbuat dari kayu dengan berbagai macam variasi. Harga tiket masuk wisata Watu Tekek sebesar Rp.3.000,- dan Rp.2.000,- untuk biaya parkir.

    Saran bagi Anda yang akan berkunjung ke sini, sebaiknya pastikan kendaraannya dalam keadaan normal dan full bensin. Karena lokasinya yang tersembunyi, akses yang ditempuh pun cukup menantang, mulai dari jalanan yang menanjak sampai dengan jalanan yang penuh dengan liku-liku. Anda harus hati-hati karena beberapa titik jalanan berbatu.

    11. Tebing Breksi

    tebing breksi
    Tebing Breksi (Foto : instagram.com/anita_nyitnyot/)
    Bagi sobat traveler yang hoby hunting foto, nampaknya tak boleh melewatkan tempat wisata di Jogja terbaru yang lagi ngehits di kalangan netizen. Pesona sunset-nya yang sungguh aduhai membuat setiap wisatawan betah ingin berlama-lama disini.

    Di tempat ini sudah disediakan kursi-kursi panjang yang terbuat dari semen untuk duduk-duduk santai sambil menunggu saat terbenamnya matahari. Tak ayal, saat moment matahari mulai terbenam, tempat ini selalu ramai dipadati oleh pengunjung.

    Harga tiket masuk Tebing Breksi terbilang murah. Sobat traveler hanya perlu membayar biaya parkir sekitar Rp.2000,- untuk motor dan mobil sebesar Rp.5000,-. Akses jalannya juga lumayan baik. Lokasi Tebing Breksi terletak di Groyokan, Blengkong, Sambirejo, Prambanan, Sleman, Yogyakarta.

    Untuk sampai ke lokasi, rute jalan yang bisa Anda ambil adalah dari arah Jogja, lurus saja ke arah timur, melewati  jalan Jogja � Solo, sampai menemukan pertigaan Piyungan. Dari pertigaan itu, pilih jalur ke kanan (ke arah selatan), sampai menemui pasar Prambanan.

    Dari pasar itu, Anda lurus saja ke arah selatan sampai menemukan penunjuk arah ke Candi Ijo. Ikuti saja papan penunjuk arah untuk sampai ke lokasi.

    Sebenarnya, Tebing Breksi ini merupakan tempat penambangan batu kapur biasa. Namun karena sunset-nya yang bagus, maka tempat ini pun dijadikan sebagai spot foto yang keren. Tebing Breksi juga menawarkan pemandangan lanskap yang luar biasa.

    Dari atas tebing, Anda dapat melihat Candi Prambanan, Candi Sojiwan dan Candi Barong yang dilatari oleh gagahnya Gunung Merapi. Sekilas, tebing ini mirip dengan Brown Canyon yang ada di Semarang.

    12. Pantai Watulawang

    Pantai Watulawang
    Pantai Watulawang (Foto : instagram.com/rininurulsyamsiar/)
    Jogja juga kaya akan pantai yang indah dan cantik lho! Salah satu pantai baru di Jogja yang lagi ngehits adalah Pantai Goa Watulawang. Pantai ini terletak di Kecamatan Tepus, Kabupaten Gunungkidul. Di pantai ini terdapat sebuah goa yang oleh masyarakat sekitar dipercaya sebagai tapak tilas Prabu Brawijaya VI.

    Untuk menikmati keindahan Pantai Watulawang, Anda harus berkendara selama 2 jam dari pusat Kota Jogja. Begitu sampai ke lokasi, Anda akan disuguhi panorama pantai dengan pasir putih yang sangat bersih. Ada dua spot di sini, pertama di sebelah barat yang memiliki pantai kecil dan kedua di sebelah timur yang memiliki areal pantai lebih luas.

    Harga tiket masuk Pantai Watulawang cukup murah meriah yaitu sebesar Rp.5.000,- dan Rp.3.000,- untuk parkir motor. Fasilitas di Pantai ini antara lain kamar mandi, orang berjualan snack dan minuman, lokasi parkir, dan tempat berteduh.

    13. House Of Raminten

    house of raminten
    Ilustrasi Menu di House Of Raminten (Foto : siwimars.com )
    Liburan ke jogja tentu saja tak akan lengkap tanpa mencicipi aneka kulinernya yang terkenal enak dan murah. Selain gudeg jogja, ada neh satu tempat wisata kuliner di Jogja terbaru yang lagi hits yaitu House Of Raminten.

    House of Raminten adalah tempat makan sekaligus tempat nongkrong di Yogyakarta yang buka selama 24 jam penuh. Dengan mengusung tema angkringan dan tradisional Jawa, tempat ini sukses menjadi pendatang baru di bidang kuliner.

    Menu utama yang ditawarkan tak berbeda dengan angkringan di kaki lima, yaitu nasi kucing. Selain nasi kucing, ada juga nasi liwet dan nasi ijo serta banyak menu lain dengan nama-nama yang unik dan cenderung nyeleneh. Sebut saja Susu Suklat Lembut atau yang biasa kita sebut susu cokelat.

    Ada pula Perawan Tancep yaitu susu yang dicampur dengan rempah-rempah. Ada juga minuman khas yang hanya ada di Jogja dan sekitarnya, seperti Ponconity atau bisa disebut rootbeer-nya Yogyakarta. Serta Es Carica atau biasa disebut dengan pepaya Dieng.

    Meski telah populer, tetapi Raminten tak mematok harga yang tinggi, bahkan cenderung sangat murah. Untuk seporsi nasi kucing hanya Rp 1.000 dan makanan yang paling mahal diberi harga hanya Rp 25.000. Anda tertarik? Jika iya, datang saja ke lokasi House Of Raminten di Jl. FM Noto 7, Kotabaru, Yogyakarta.

    14. Goa Jomblang


    Goa Jomblang
    Goa Jomblang Gunung Kidul Jogja (Foto : instagram.com/infiatravel/)
    Kalau goa yang satu ini adalah tempat wisata di Jogja yang wajib dikunjungi bagi para pecinta wisata ekstrim. Namanya Goa Jomblang, yang akan membuat adrenalin Anda naik saat memasukinya. Goa ini terletak di kawasan pegunungan karts yang ada di Gunungkidul dan mempunyai mulut goa vertikal dengan jarak antara bibir goa dengan dasarnya bervariasi. Paling dalam sekitar 80 m.

    Anda harus memiliki kemampuan melakukan Single Rope Technique ( SRT ) untuk memasuki gua ini. SRT merupakan teknik yang baku digunakan untuk menuruni gua vertikal dengan memakai satu tali sebagai lintasan yang dipakai untuk jalan menaiki dan menuruni tempat yang vertikal.

    Apa seh sebenarnya keindahan Goa Jomblang ini? Ada 2 spot eksotis yang bisa Anda nikmati di gua ini, yaitu Pertama, panorama indah hutan purba di perut Goa Jomblang. Aneka lumut, paku-pakuan, semak, hingga pohon-pohon besar tumbuh dengan rapat. Hutan dengan vegetasi yang jauh berbeda dengan kondisi di saat ini.

    Kedua, adalah adanya sungai bawah tanah dan cahaya surga yang sangat cantik. Cahaya ini merupakan cahaya matahari yang masuk melalui celah goa yang menyinari bagian dalam goa yang gelap. Tak ayal, cahaya ini pun tampak begitu mempesona sehingga banyak yang menyebutnya cahaya surga.

    Waktu terbaik untuk menikmati keindahan cahaya surga adalah pukul 10.00 - 12.00 WIB. Sebab pada saat itu matahari berada di atas kepala sehingga tercipta pilar cahaya yang indah.

    Harga tiket caving Jomblang cukup mahal, yaitu sekitar Rp 450.000,- sudah termasuk guide, peralatan SRT set, makan siang, asuransi IAG (tidak termasuk transport). Pembayaran dilakukan secara cash di lokasi.

    Gua Jomblang terletak di Jetis Wetan, Semanu, Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarat, berjarak 10 km dari kota Wonosari. Untuk mengunjungi Goa Jomblang  Gunung Kidul wisatawan dapat menggunakan angkutan umum.

    Dari terminal Giwangan anda naik bus jurusan Jogja-Wonosari Simpang Lima Wonosari � Kecamatan Semanu � rumah Kadus Jetis Wetan untuk menitipkan barang dan mambawa barang yang akan dibawa ke gua � berjalan 3 km sampai bibir gua.

    15. Kedung Pedut

    Air Terjun Kedung Pedut
    Air Terjun Kedung Pedut (Foto : instagram.com/jogjawisata/)
    Kedung Pedut adalah air terjun indah di Jogja terbaru yang lagi hits. Tempat ini menyajikan suasana yang cukup menyejukkan. Sejak pertama kali dibuka, Kedung Pedut langsung menjadi ikon wisata baru Jogja yang banyak dikunjungi wisatawan lokal maupun luar kota Jogja.

    Kedung Pedut menyuguhkan beberapa fasilitas pendukung yang bisa Anda nikmati. Fasilitas tersebut antara lain wahana Flying Fox, Jaket Pelampung, dan tempat keren yang bisa di pakai buat berfoto narsis. Harga tiket masuknya cukup murah, hanya Rp.5.000,-.

    Lokasi dan alamat air terjun Kedung Pedut terletak di Jatimulyo, Girimulyo, Kulonprogo, Yogyakarta. Rute dan cara menuju ke lokasi air terjun ini dapat Anda tempuh dari Tugu Jogja langsung tancap gas ke arah Barat.

    Sampai di perempatan Godean (Ringroad Barat Demak Ijo), lurus terus kira-kira 20 km sampai menemukan perempatan Nanggulan. Anda masih harus lurus, melewati Pasar Kenteng, lalu naik mengikuti jalur tanjakan menuju pegunungan menoreh. Terus saja sampai mentok.

    Dari pentokan itu, cari pertigaan dan ambil ke arah kanan yang menuju Goa Kiskendo. Sampai di Goa Kiskendo, cari pertigaan lagi dan ambil jalur ke kiri. Setelah itu, Anda akan menemukan pertigaan Grojogan Mudal, masih ambil ke kiri, dan Anda akan menemukan Air Terjun Kembang Soka. Dari pertigaan Kembang Soka, ambil ke kiri lagi sampai menemukan papan wisata Kedung Pedut.

    Untuk lebih jelasnya, berikut rute singkatnya : dari Jogja - Jl. Godean ke barat - Pasar Godean - melewati Sungai Progo - Jl. Kiskendo - belok kanan ke Goa Kiskendo - dari wisata Goa Kiskendo belok kiri ke Desa Wisata Jatimulyo - pertigaan Grojogan Mudal belok kiri - pertigaan setelah gerbang masuk Air Terjun Kembang Soka belok kiri - Air Terjun Kedung Pedut.

    Nah, itu dia sejumlah objek wisata Jogja yang lagi ngehits belakangan ini. Keren-keren bukan tempatnya? Bagi sobat traveler yang tertarik, jangan lupa share rekomendasi tempat wisata baru di Jogja yang bagus ini ya! Semoga bermanfaat.

    20 Tempat Wisata Menarik Di Kulon Progo Jogja Terbaru

    Tempat Wisata Di Kulon Progo - Inilah daftar tempat wisata menarik di Kulon Progo Jogja terbaru, terlengkap, dan paling bagus. Mulai dari wisata alam, pantai, sampai kuliner khas yang enak dan maknyus ada semua disini. Pariwisata Kulon Progo Yogyakarta baru-baru ini memang sedang naik daun, tak kalah indah dengan objek wisata di Jogja yang lainnya seperti di kabupaten Gunung Kidul, Sleman, dan Bantul. Sebut saja wisata Kalibiru, yang menjadi primadona baru para traveler yang suka narsis kekinian.

    Selain itu, akomodasi di Kulonprogo seperti tranportasi, akses jalan, dan hotel/penginapan juga cukup lengkap, apalagi lokasinya tak begitu jauh dari pusat Kota Jogja. Nah, untuk memudahkan Anda dalam menjelajahi aneka tempat wisata yang ada di Kulon Progo maka Tempat Plesir telah menyiapkan daftarnya.

    Rekomendasi Tempat Wisata Di Kulon Progo Yang Paling Bagus, Menarik, Dan Terkenal

    1. Desa Wisata Kalibiru

    Tempat Wisata Di Kulon Progo Desa Wisata Kalibiru

    Desa Wisata Kalibiru merupakan tempat wisata baru di Kulon Progo yang sedang naik daun dan populer akhir-akhir ini. Kalibiru adalah nama sebuah desa sekaligus hutan wisata yang terletak di kecamatan Kokap, Kulonprogo. Karena kepedulian warga dalam menjaga salah satu sumber penghidupan mereka,

    Kalibiru menjadi lokasi ekowisata menarik yang terpelihara dengan baik. Di tempat ini, wisatawan bisa menikmati trekking dengan latar pepohonan hijau. Seiring dengan viralnya foto gardu pandang pohon pinus di media sosial seperti instagram dan facebook, Kalibiru pun menjadi ikon tempat wisata baru Jogja yang hits.

    Untuk menyambangi Kalibiru, Anda hanya dikenai tarif 3 ribu rupiah saja. Ada tempat yang asyik buat berfoto di sini, yaitu sebuah platform kecil dari kayu yang terletak di atas pohon pinus. Untuk naik ke atasnya, Anda mesti mendaki tangga bambu.

    Dari sini, Waduk Sermo tampak jelas di kejauhan. Tunggulah sampai senja tiba dan memantulkan cahaya keemasan di permukaan waduk. Narsis di atas pohon pinus menjadi salah satu aktivitas favorit disini, karena memang tempatnya instagramable banget.

    2. Puncak Suroloyo

    Puncak Suroloyo

    Puncak Suroloyo yang terletak di Pegunungan Menoreh, Kulon Progo, DIY. Tempat wisata di Kulon Progo ini menawarkan pesona matahari terbit dengan hamparan awan yang tak kalah keren dari gunung-gunung yang terkenal di Yogyakarta.

    Dari gardu pandang tertinggi di 1.019 mdpl, Anda bisa memandang empat gunung yaitu Merapi, Merbabu, Sumbing, dan Sindoro serta Candi Borobudur yang kadang tertutup kabut dari kejauhan. Mendapatkan pemandangan indah di Puncak Suroloyu tentu bukan tanpa usaha. Anda mesti menapaki sekitar 290 anak tangga untuk sampai ke puncaknya.

    3. Kebun Teh Nglinggo

    Kebun Teh Nglinggo

    Kebun Teh Nglinggo terletak di Nglinggo, Samigaluh, Kulonprogo. Tempat ini menyuguhkan pemandangan alam yang asri berupa pemandangan perkebunan teh, hamparan hutan pinus, dan pemandangan bukit-bukit yang terdapat di sekitarnya. Tempat wisata di Kulon Progo Jogja ini tengolong baru.

    Selain duduk santai di puncak pegunungan sambil menikmati segarnya es kelapa muda, wisatawan juga bisa mencoba naik ke bukit-bukit yang ada disana. Medannya asyik karena harus melewati jalan-jalan setapak khas pedesaan. Anda bisa bergaya berlari-lari kecil sambil bernasis ria.

    4. Puncak Gunung Lanang

    Puncak Gunung Lanang

    Puncak Gunung Lanang adalah salah satu tempat wisata di Kulon Progo terbaru untuk menyaksikan hijaunya bagian paling barat Jogja. Dari puncak ini pula, samar-samar terlihat deburan ombak Samudra Hindia di sebelah selatan.

    Untuk dapat menikmati pemandangan tersebut, wisatawan harus meniti banyak anak tangga. Tapi tak usah kuatir, ada dua titik pandang sebelum sampai puncak. Keduanya sama-sama memiliki pemandangan menawan. Gunung Lanang terletak di Dusun Sibolong, Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo.

    5. Kedung Pedut

    Kedung Pedut

    Kedung Pedut termasuk salah satu wisata air terjun di Kulon Progo yang wajib dikunjungi dan relatif baru. Tak ada seluncur atau wahana water byur seperti water park kebanyakan, tapi bermain air di air terjun alami ini malah lebih mengasyikkan. Tumpukan batu-batu berpadu dengan susunan batang-batang bambu menjadi wahana bermain air yang tak kalah seru.

    Lokasi dan alamatnya ada di Jatimulyo, Girimulyo, Kulonprogo, Yogyakarta. Tiga buah kedung tampak bertingkat-tingkat. Airnya jernih membiru. Jembatan-jembatan bambu tertancap, sebagai pemanis tempat itu. Kedung Pedut, sesuai namanya, ia menyimpan keceriaan di balik balutan kabut. Di tempat ini kita dapat puas bermain air dan melakukan kegiatan menantang nyali, canyoning.

    6. Air Terjun Perawan Sidoharjo

    Air Terjun Sidoharjo

    Wisata Kulon Progo Air Terjun Perawan Sidoharjo terletak di di Dusun Gonolangu, Desa Sidoharjo, Kecamatan Samigaluh, Kulonprogo, DIY. Air terjun ini disebut juga air terjun Samigaluh. Dan disebut perawan karena airnya jernih, dingin, dam di dasar air terjun banyak ditemukan tanaman bunga yang beraneka macam.

    Ketinggiannya sekitar 75 meter dengan hampir 90 derajat kemiringan. Air Terjun Sidoharjo merupakan salah satu wisata alam di Kulon Progo yang tersembunyi dan belum banyak dikunjungi para wisatawan. Pas banget deh disebut perawan alias belum terjamah.

    Objek wisata alam di Kulon Progo ini paling pas menjadi destinasi wisatawan yang menyukai tantangan dalam perjalanan karena untuk mengakses ke lokasi wisata ini memang tidak mudah. Wisatawan harus melewati jalan setapak dan terjal untuk menuruni bukit.

    Untuk menuju Air Terjun Perawan ini harus menempuh jarak sekitar 5 kilometer dari Pasar Dekso. Setelah tiba di MTs Sidoharjo lalu belok ke kiri. Itu belum selesai karena masih harus melewati jalan yang menanjak, jalan setapak di pinggir sawah dan hutan.

    7. Air Terjun Grojogan Sewu

    Air Terjun Grojogan Sewu

    Tak hanya terdapat di Kabupaten Kranganyar Jawa Tengah, ternyata di Kulon Progo juga terdapat air terjun Grojogan Sewu. Wisata air terjun di Kulon Progo ini berada di Desa Beteng, Jatimulyo, Girimulyo, Kulon Progo, Yogyakarta.

    Air terjun Grojogan Sewu dapat dikategorikan masih sepi pengunjung, karena memang baru dikembangkan secara serius sebagai obyek wisata sekitar tahun 2013. Destinasi wisata alam ini memiliki pemandangan air terjun yang sangat indah dan menawan sehingga cocok untuk mengisi liburan akhir pekan Anda bersama teman atau sahabat dekat.

    8. Waduk Sermo

    Waduk Sermo

    Waduk Sermo terletak di Dusun Sermo, Desa Hargowilis, Kecamatan Kokap Kabupaten Kulonprogo. Untuk harga tiket masuk-nya sebesar Rp.2000 perorang orang dan Rp.1000 per motor. Murah meriah bukan? Hijaunya Perbukitan Menoreh adalah latar mempesona yang menjadikannya tampak seperti telaga alami jika dilihat dari kejauhan.

    Untuk menikmati keelokannya, kita dapat mengelilinginya dengan berkendara atau dapat pula menyewa perahu wisata dan menyusuri tiap sisinya. Selain untuk berwisata, waduk ini juga menjadi tempat favorit mereka yang hobi memancing. Air di waduk ini bukan hanya untuk irigasi, tetapi juga untuk tempat memelihara ikan bagi warga setempat melalui keramba apung.

    Jumlah keramba yang bisa dibuat di waduk ini 100 keramba. Satu karamba diperkirakan menghasilkan ikan air tawar 2,5 ton selama empat bulan. Jadi bukan hanya pemandangan yang dapat dinikmati tetapi juga menu-menu ikan hasil dari peternakan asli waduk tersebut. Bahkan di sekitar kawasan tersebut juga terdapat tempat membeli buah-buahan yang dipetik dari Desa Hargowilis dan Hargorejo yang termasuk daerah penghasil buah, seperti durian, manggis dan buah-buahan lainnya.

    9. Pantai Glagah

    Pantai Glagah

    Pantai Glagah adalah tempat wisata pantai Kulon Progo favorit wisatawan yang paling terkenal dan populer. Berjarak sekitar 40 kilometer, Anda hanya perlu menempuh satu jam perjalanan dari Kota Yogyakarta ke arah barat dengan menggunakan kendaraan bermotor. Paling dekat memang jika ditempuh dari Wates yang disebut-sebut sebagai ibukota Kulonprogo, yakni hanya 15 Kiilometer. Anda yang dari Purworejo bisa juga menempuh perjalanan kurang lebihnya 1 jam.

    Pantai Glagah menyajikan pemandangan deburan ombak, hamparan pasir, semilir angin laut, dan dilengkapi beberapa fasilitas yang membuat Anda betah di sini. Anda bisa memancing di sekitar laguna atau pemecah ombak, ada juga penyewaan perahu motor, sampan atau kano yang bisa dipakai untuk berkeliling ria.

    Di Pantai Glagah ada pula Pelabuhan Tanjung Adikarto yang mampu dirapati perahu atau kapal berbobot ratusan ton dan menjadi pelabuhan terbesar di Asia Tenggara. Ada objek lain lagi, yakni kebun buah naga dan pertanian melon dan semangka yang menjadi produk pertanian andalan di kawasan berpasir ini.

    10. Pantai Trisik

    Pantai Trisik

    Wisata Pantai Kulon Progo yang satu ini paling asyik dikunjungi ketika pagi atau sore hari. Hal ini karena panorama di Pantai Trisik memang sungguh paling aduhai saat pagi dan sore. Di dekat pantai Trisik ada sebuah persawahan dan juga kebun kelapa milik para penduduk sekitar yang terhampar hijau. Pantai, rumah warga, gubug yang menjual makanan dan juga jalan penghubung antara desa dengan kota yang dekat.

    Tempat pelelangan ikan merupakan salah satu tempat yang akan Anda jumpai saat masuk di wilayah pantai ini. Tempat ini adalah jantung warga Trisik yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan. Tak hanya itu, wisatawan juga bisa menyaksikan kegiatan konservasi penyu.

    Anda juga bisa menyasikkan bermacam jenis burung terbang di atas angkasa pantai ini. Pasalnya, pantai ini merupakan salah satu tempat singgah burung yang migran dari berbagai macam wilayah, sebut saja jenis burung Trinil Pantai, Trinil Rawa, Trinil Semak, Kedidi Leher Merah, Cerek Kalung Kecil, Cerek Kernyut dan Layang-Layang Asia. Ada juga burung non migran seperti Walet Sapi, Kuntul Kerbau, dan Udang Biru.

    11. Pantai Bugel

    Pantai Bugel

    Pantai Bugel termasuk wisata pantai di Kulon Progo yang masih sepi pengunjung. Justru karena tempatnya yang masih jarang dikunjungi inilah yang menjadi keunggulan tersendiri dari Pantai ini. Anda bakal mendengar dengan sejelas-jelasnya deburan ombaknya yang ganas.

    Pantai ini letaknya di antara Pantai Trisik dan Pantai Glagah. Jadi, untuk rutenya bisa mengikuti rute menuju kedua pantai tersebut. Harga tiket masuk pantai ini gratis alias tidak dipungut biaya sepeser pun. Karena belum diatur oleh pemerintah, maka tidak ada pungutan retribusi saat berkunjung ke pantai yang asri ini. (Kalau sekarang mungkin sudah diberlakukan retribusi).

    Anda hanya perlu menyiapkan uang sebesar Rp. 2.500 untuk parkir kendaraan. Jika Anda ingin mandi, Anda hanya diwajibkan membayar sebesar Rp 2.000. Di Pantai ini juga Anda bisa menemukan berbagai warung makan yang menyediakan berbagai olahan ikan laut yang gurih, mantap dan enak rasanya.

    12. Pantai Congot

    Pantai Congot

    Pantai Congot ini terletak di Desa Jangkaran, Kec. Temon, Kab. Kulonprogo, Propinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasinya sangat mudah untuk dijangkau. Selain kondisi jalan yang cukup baik, pantai ini tidak jauh dari jalan raya antar kota dan antar propinsi, berjarak sekitar 2 kilometer, dari Jalan Raya Wates.

    Jalan raya ini merupakan jalur penghubung Kota Yogyakarta dengan Kab. Purworejo, Jawa Tengah, dan juga salah satu jalan utama untuk menuju kota Jakarta atau jalur selatan pulau Jawa. Dengan kata lain letak pantai ini mudah diingat karena berada di ujung barat Kabupaten Kulonprogo.

    Perjalanan menuju Pantai Congot sangat mempesona karena banyak deretan pohon kelapa yang tertanam rapi di pinggir jalan. Jika Pantai Trisik bagusnya dikunjungi pada pagi dan sore, Pantai Congot justru cocok untuk dikunjungi waktu sore hari ketika senja menjelang malam lantaran pemandangan sunsetnya yang menggoda.

    13. Gunung Ijo

    Gunung Ijo

    Wisata Kulon Progo Gunung Ijo terletak di dalam dua wilayah yaitu Kulon Progo dan Purworejo karena di puncak tersebut merupakan perbatasan daerah antara Jawa Tengah dan DIY. Lokasi dan alamat tepatnya berada di Desa Plampang, Kecamatan Kokap, Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta dan di Desa Durensari, Kecamatan Bagelan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah.

    Menurut informasi yang saya peroleh, Gunung Ijo merupakan puncak tertinggi di Perbukitan Menoreh. Mungkin jika dihitung jaraknya bisa lebih dari 1.000 mdpl. Memang agak sulit untuk menemukannya karena tempat tersebut memang agak tersembunyi dan tidak ada petunjuk jalan sama sekali. Ada dua jalur pendakian menuju ke puncak, yaitu trek pendek namun kondisi jalan jelek atau trek panjang namun kondisi jalan relatif bagus.

    Di Puncak Gunung Ijo Anda bisa melihat pemandangan di segala penjuru. Di sebelah timur kita bisa menikmati keindahan alam Waduk Sermo, Kota Wates, Kota Yogyakarta, bahkan sampai di ujung bukit dan pantai di wilayah Parangtritis. Di sebelah selatan terlihat deretan pantai dari wilayah Bantul, Kulon Progo, Purworejo, dan Kebumen. Di sebelah barat nampak Kota Purworejo dan di sebelah utaranya adalah barisan Perbukitan Menoreh yang hijau dan subur.

    14. Waduk Mini Kleco

    Waduk Mini Kleco

    Waduk Mini Kleco merupakan salah satu objek wisata di Kulon Progo Yogyakarta yang asik untuk dikunjungi. Waduk ini terletak di dusun Ngesong, desa Giripurwo, Girimulyo Kulonprogo Yogyakarta. Bentuknya memang tidak besar, tidak seperti Waduk Sermo, namun pemandangan di sekitar Waduk Mini Kleco ini terbilang sangat indah.

    Tempat wisata alam di Kulon Progo ini dapat dijadikan sebagai pengisi liburan akhir pekan bersama teman atau keluarga Anda. Yang pasti jika Anda jeli maka akan mendapatkan spot yang sangat bagus untuk dijadikan sebagai background foto Anda.

    Waduk Mini Kleco termasuk salah satu tempat wisata yang jarang dikunjungi sehingga di lokasi ini belum banyak warung yang menjajakan makanan. Alangkah baiknya jika Anda ingin berkunjung kesana, jangan lupa bawa bekal dari rumah agar tidak kelaperan disini.

    15. Goa Kiskendo

    Relief Goa Kiskendo

    Goa Kiskendo di Kabupaten Kulon Progo menawarkan pemandangan alam yang sangat menawan berupa stalagtit dan stalagmit yang terdapat di dalam goa yang membentuk gugusan yang sangat indah. Wisata Goa Kiskendo terdapat di Desa Jatimulyo, Kecamatan Girimulyo Kabupaten Kulon Progo Yogyakarta.

    Ada cerita menarik di balik keberadaan Goa Kiskendo ini, dimana menurut mitos yang dipercaya masyarakat, Goa ini merupakan tempat pertempuran antara Maesosuro-Lemusuro melawan Sugriwo-Subali, dimana kisah pertempuran ini diceritakan dalam dinding goa berupa relief.

    16. Wildlife Rescue Center

    Wildlife Rescue Center

    Wildlife Rescue Center merupakan sebuah tempat yang digunakan untuk menampung dan menyelamatkan beberapa satwa liar yang hampir punah. Wildlife Rescue Center dahulu bernama Pusat Penyelamatan Satwa Jogjakarta (PPSJ) dan sampai sekarang masyarakat setempat masih familiar dengan nama yang lama tersebut.

    Koleksi hewan yang dipelihara di Wildlife Rescue Center ini kebanyakan adalah orangutan yang saat ini keberadaannya sangat memprihatinkan. Wildlife Rescue Center sangat cocok digunakan sebagai wisata pendidikan, apalagi di tempat ini juga sudah disediakan fasilitas seminar, pelatihan outbond, eco-wisata serta akomodasi.

    17. Bendungan Ancol

    Bendungan Ancol

    Bendungan ini sebenarnya bernama Bendungan Van Der Wijck yang dibangun pada tahun 1944. Terletak di Dusun Pantog Wetan, Banjaroya, Kalibawang, Kulonprogo, bendungan ini juga menjadi pembatas wilayah Kabupaten Kulon Progo dan Sleman.

    Tempatnya sejuk dengan pemandangan menakjubkan. Anda bisa juga bermalam di kawasan ini karena terdapat sebuah wisma yang disewakan untuk para pengunjung yang ingin menikmati malam di sekitar bendungan. Wisatawan bisa juga camping, bahkan menjadikannya lokasi foto pre-wedding.

    Selain menawarkan sebuah keindahan panorama alam Sungai Progo yang penuh dengan material batu dari Gunung Merapi, tempat ini juga kerap kali digunakan sebagai tempat finish peserta rafting dari Magelang. Akses menuju tempat ini cukup mudah karena melalui jalur alternatif, Borobudur ke Yogyakarta atau sebaliknya. Bahkan tidak perlu mengeluarkan kocek untuk retribusi.

    18. Arung Jeram Sungai Progo

    Arung Jeram Sungai Progo

    Arung Jeram Sungai Progo merupakan salah satu tempat favorit  bagi wisatawan maupun penggiat arung jeram di Indonesia. Karakter aliran air serta bentukan jeramnya khas. Berjarak 17 kilometer dari kota Jogja dan dapat dilalui dengan kendaraan selama 25 menit menuju Base Camp.

    Ada beberapa rute di arung jeram Progo yang disesuaikan dengan pengalaman, yakni rute pemula, lanjutan, hingga profesional. Namun, jika dilihat dari lokasi basecamp-nya, terdapat rute Hulu, rute Progo atas, dan rute arung jeram Sungai Progo bawah.

    19. Puncak Widosari

    Puncak Widosari

    Puncak Widosari menjadi lokasi favorit anak muda nongkrong karena pemandangan berupa formasi puncak unik yang dikelilingi oleh hijaunya perkebunan di sekitarnya. Berada di Padukuhan Tritis, Ngargosari, Samigaluh, Kulon Progo, Anda bisa menempuhnya sekitar 10 menit berkendara dari kebun teh mungil, Tritis.

    Untuk menuju Puncak Widosari bisa ditempuh dari Tugu Jogja ke arah barat � Jl. Kyai Mojo � perempatan Demak Ijo Ringroad Barat, lurus � Jl. Godean � Pasar Godean, lurus � perempatan Nanggulan, belok kanan � perempatan Dekso, belok kiri � Pasar Plono, belok kanan � ikuti petunjuk ke arah Kebun Teh Tritis � Puncak Widosari

    20. Warung Sate Kambing Mbah Margo

    Sate Kambing Mbah Margo

    Liburan ke Kulon Progo Jogja, tentu tak lengkap bila belum mencicipi aneka kuliner khas-nya yang menggoda selera. Salah satu tempat wisata kuliner di Kulon Progo yang terkenal dan wajib dikunjungi adalah Warung Sate Kambing Mbah Margo. Menu yang disajikan disini adalah sate kambing lengkap dengan bumbu kecap, irisan bawang merah dan kubis dipadukan dengan nasi putih pulen nan wangi. Menu ini berhasil membuat nama Mbah Margo jadi kondang seantero Kulon Progo. Tak heran jika sate kambing ini jadi langganan banyak orang.

    Cita rasa daging kambing yang nikmat tanpa bumbu berlebihan sukses menggoyang lidah. Jika diperhatikan, sate kambing ini dibakar mirip dengan sate klathak khas Imogiri, dengan jeruji besi. Namun, di sini, sate ini disiram dengan kuah kecap dan disajikan lengkap dengan irisan kubis serta bawang merah yang tak kalah nikmatnya. Harga sate di tempat makan enak ini dibanderol sebesar Rp 25.000 / porsi. Lokasi dan alamat Warung Sate Kambing Mbah Margo terletak di Boto, Kembang, Nanggulan, Kulon Progo, Yogyakarta. Jam buka setiap hari Pk 08:00 - 20:00 WIB.

    Bagaimana sobat traveler? Benar-benar asyik dan menarik bukan aneka objek wisata di Kulon Progo? Rugi deh kalau sampai melewatkannya begitu saja. Sekian dulu info dari saya tentang tempat wisata di Kulon Progo Jogja yang menarik, bagus, dan terbaru.

    Malioboro Sebagai Pusat Belanja Wisata Di Yogyakarta

    Malioboro merupakan nama jalan yang berada di sebelah utara Keraton Yogkakarta. Ujung jalan Malioboro yang satu terhubung dengan jalan Mangkubumi dan dibatasi oleh stasiun kereta api Tugu dan ujung satunya lagi terhubung dengan jalan A.Yani. Dalam areal kawasan Malioboro dan sekitarnya banyak lokasi lain yang dapat dikunjungi misalnya Siti Inggil Keraton Jogjakarta, pasar Beringhardjo, benteng Vredeburg, Gedong Senisono, Museum Sono Budoyo dan lainnya.

    Malioboro Jogja (Foto : anekatempatwisata.com)

    Kawasan ini menjadi salah satu ikon wisata Yogyakarta dan merupakan pusat destinasi wisata belanja di dunia yang diserbu para wisatawan untuk mencari oleh-oleh khas jogja baik souvenir, baju, atau pun makanan. Kawasan Malioboro sebagai salah satu kawasan wisata belanja andalan kota Jogja, ini didukung oleh adanya pertokoan, rumah makan, pusat perbelanjaan, dan tak ketinggalan para pedagang kaki limanya.

    Semarak dan ramainya jalan Malioboro tidak terlepas dari banyaknya pedagang kaki lima yang berjajar sepanjang jalan Malioboro menjajakan dagangannya. Hampir semuanya yang ditawarkan adalah barang/benda khas Jogja sebagai souvenir/oleh-oleh bagi para wisatawan.

    Barang-barang yang dapat kita temui disepanjang jalan Malioboro antara lain kerajinan ayaman rotan, kulit, batik, perak, bambu dan lainnya, dalam bentuk pakaian batik, tas kulit, sepatu kulit, hiasan rotan, wayang kulit, gantungan kunci bambu, sendok/garpu perak, blangkon batik (semacan topi khas Jogja/Jawa), kaos dengan berbagai model/tulisan dan masih banyak yang lainnya. Bagi anda yang berkunjung ke jogja, jangan sampai melewatkan Malioboro.
    Anggoro Putro. Diberdayakan oleh Blogger.